Machu Pichu Sebuah Peradaban yang Hilang

MACHU picu salah satu kandidat situs bersejarah yang melegenda seantero dunia. Dari sekian artikel peradaban masa lalu dan hasil karya tangan mereka yang pernah saya angkat, kiranya dapat menggugah diri kita kalau setiap peradaban manusia itu setiap waktu juga memiliki aneka tingkat pola pikir yang tinggi juga, termasuk orang-orang dari masa silam.

Machu Picchu ( Quechua: Machu Pikchu yang artinya ” Puncak Tua”) adalah suatu bangunan dari suku inka yang terletak pada 2,430 meter ( 7,970 ft) di atas laut. Yang pernah berdiri diatas sebuah pegunungan lembah Urubamba di machu pichu grande 11Negara Peru, sekitar 70 km dari barat laut Cusco. Sering dikenal sebagai ” Kota Yang hilang Incas”. Machu Picchu mungkin lambang umum kerajaaan inca.

Dibangun di sekitar 1450 SM dan Tidak terjamah lagi seratus tahun kemudian, ketika Penaklukan Spanyol terhadap kerajaan inka, sehinga peradaban ini pernah dilupakan Selama berabad-abad. Machu pichu muncul kembali ke permukaan dunia setelah ditemukan lagi pada 1911 oleh Hiram Bingham, Sejarawan bergelar Profesor muda Amerika. Sejak itu, Machu Picchu telah menjadi suatu situs wisatawan penting

Kebanyakan ahli arkeologi berasumsi bahwa machu picu dibangun bukan hanya untuk benteng pertahanan belaka, Machu Picchu adalah suatu tempat Kaisar Inca Pachacuti. Johan Reinhard berasumsi bahwa lokasi ketinggian ini dipilih didasarkan pada posisi nya sehubungan dengan latar pemandangan yang indah, terutama pegunungan yang mengelilingi area tersebut.

Walaupun benteng ditempatkan; terletak sekitar 50 miles dari Cusco. Ibukota inca, tidak pernah ditemukan dan dibinasakan oleh Spanyol, seperti tempat-tempat lain kerajaan inca. Selama berabad abad lamanya, kerajaan inca ini musnah dan telah di tumbuhi oleh berbagai vegetasi yang menutupi keberadaanya.. Pada Juli 24, 1911, Machu Picchu telah di temukan oleh Hiram Bingham,. Ketika Hiram Bingham, Seorang Profesor Muda Yale menemukan Machu Picchu pada tahun 1911,tempat ini sangatlah tersembunyi dan tertutup oleh lebatnya Vegetasi tumbuh-tumbuhan disekitarnya.

Bingham sendiri mungkin tidak perbah mengira bahwa temuannya ini bisa menyedot ribuan wisatawan ditiap harinya.Bagaimanapun juga,dia menemukan tempat ini secara kebetulan.pada mulanya, Ia hanya berniat menjelajahi vegetasi liar di Gunung Andes sebagai sebuah ekspedisi ilmiahnya.Mungkin bagi dirinya pengalaman ini sangatlah luar biasa,bagaimana tidak,menjelajah di suatu tempat yang sangat asing bagi dirinya,melewati pepohonan yang tinggi menjulang,dan ketika menerobos suatu semak belukar yang sangat lebat dengan bantuan kedua tangannya,samar-samar dari kejauhan tampak bangunan kuno super megah yang terkubur oleh tingginya ilalang terlihat oleh kedua matanya.Dia bersama seorang pemandunya,seakan-akan menganggap apa yang telah dilihatnya merupakan suatu fatamorgana belaka.namun ini suatu kenyataan!!!

Letak Machu Picchu sendiri hampir pada ketinggian hampir 8000 kaki diatas permukaan laut.Bangunan menakjubkan yang terletak di Gunung Andes Peru, relatif selama beratus-ratus tahun tidak pernah terusik oleh kehadiran manusia.
Bingham sendiri pernah berkata”Bisa menemukan Machu Picchu sama halnya dengan menemukan sebuah peradaban baru dimuka bumi”.

Salah satu Media Amerika Serikat menyatakan bahwa Machu Picchu merupakan bangunan yang paling penting dan yang paling terpelihara didunia. Peneliti lama Cusco, mengakui kalau pada 14 juli 1901 machu pIchu pernah dikunjungi Enrique Palma, Gabino Sánchez Dan Agustín Lizárraga meninggalkan nama mereka dengan mengukir pada salah satu didning batu karang, setelah ditemukan kembali oleh Bingham.

Mengenai maksud dan tujuan dari adanya machu pichu ini ini banyak teori-teoi yang diutarakan oleh para sejarawan dan ahli arkeologi terhadap situs bersejarah tersebut, konon kalo machu pichu dibangun sebagai tempat pemujaan para dewa suci mereka (Kaya Chitzen itza gitu..), teori lainnya menyebutkan kalo machu pichu dibangun untuk tujuan mempelajari ilmu perbintangan/astronomi, ini didasarkan pada salah satu bangunan letak pembangunannya yang berada diatas gunung. Tapi yang jelas menurut aku pribadi, tidak ada teori manusia sekarang manapun yang tau pasti akan maksut dan tujuan pendirian machu pichu tersebut.

Masyarakat Incas tidak pernah menggunakan roda sebagai alat bantu untuk memindahkan batu-batu besar. Bagaimana mereka memindahkan dan menempatkan balok batu besar pada bidang yang kemiringannya tidak memungkinkan, adalah suatu misteri sampai sekarang. walaupun kepercayaan yang umum adalah bahwa mereka menggunakan beratus-ratus orang untuk menaikkan batu-batu maha besar tersebut.

Disana terdapat 140 konstruksi Bangunan yang mencakup kuil,taman dan tempat kediaman ( pemondokkan dengan atap jerami, tempat air mancur yang saling behubungan, dan sistem irigasi dengan melubangi batu karang. Bukti ini mungkin bermaksut untuk menylaurkan air dari mata air ke masing-masing rumah disana.

Sekarang machu pichu telah menjadi tempat wisata bersejarah yang setiap harinya kurang lebih 2000 orang dari seantero dunia mengunjungi tempat ini. @

2 Komentar to “Machu Pichu Sebuah Peradaban yang Hilang”

  1. hai,
    senang bertemu Anda melalui blog ini saya Agus Suhanto, tulisan yang menarik🙂 … lam kenal yaa

  2. Salam kenal..foto-fotonya kurang niih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: